Inggris Raih Peringkat Ketiga UEFA Nations League Lewat Drama Adu Penalti

http://816agent.com/
Logo Nations League pada acara undian di markas UEFA, Lausanne, Swiss, Rabu (24/1/2018). (AFP/Philippe Desmazes)
http://816agent.com/
Logo Nations League pada acara undian di markas UEFA, Lausanne, Swiss, Rabu (24/1/2018). (AFP/Philippe Desmazes)

Inggris Raih Peringkat Ketiga UEFA Nations League Lewat Drama Adu Penalti

Guimaraes Timnas Inggris sukses memastikan diri menempati peringkat ketiga UEFA Nations League 2019. Berhadapan dengan Timnas Swiss di Estádio D. Afonso Henriques, Guimaraes, Minggu (9/6/2019) malam WIB, The Three Lions berhasil memastikan predikat itu setelah menang lewat adu penalti setelah pertandingan pada waktu normal berakhir imbang tanpa gol.

Penyerang pengganti Swiss, Josip Drmic menjadi satu-satunya eksekutor yang gagal saat adu penalti. Tembakannya berhasil ditepis oleh kiper Inggris, Jordan Pickford, sehingga The Three Lions memenangkan partai perebutan tempat ketiga UEFA Nations League 2019 dengan skor 6-5.

Sama-sama gagal menembus final, baik Swiss maupun Inggris enggan pulang dari Portugal dengan tangan hampa. Untuk itu kedua tim langsung tancap gas sejak wasit meniupkan peluit tanda dimulainya pertandingan.

Baru tiga menit laga berjalan, Inggris sudah membuat peluang emas, ketika bola tendangan Jordan Pickford berhasil diterima Kane lalu kemudian membawa bola ke arah gawang Swiss. Tembakan chipn yang dilepaskan Kane gagal dihalau Sommer, tapi hanya membentur tiang gawang.

Dalam 15 menit pertama pertandingan, secara garis besar Inggris mendominasi penguasaan bola. Kombinasi Harry Kane yang didukung Raheem Sterling dan Dele Alli kerap merepotkan lini pertahanan Swiss. Namun, tidak ada peluang emas yang tercipta, sementara Swiss yang cenderung bermain aman lebih mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang Inggris.

Setelah pertandingan memasuki menit ke 29, akhirnya Inggris membuat peluang yang berbahaya, setelah Trent Alexander-Arnold mengirimkan umpan silang ke arah Raheem Sterling. Namun, sang winger telat menerima bola yang kemudian disapu oleh lini pertahanan Swiss.

Enam menit berselang giliran Dele Alli yang mendapatkan umpan silang dari Alexander-Arnold, namun Dele Alli gagal menyundul bola itu ke gawang Sommer. Inggris terus mendominasi bola, namun mereka kesulitan untuk menembus permainan rapat Swiss sehingga skor 0-0 bertahan hingga babak pertama laga perebutan tempat ketiga UEFA Nations League 2019 itu berakhir.

Inggris Lebih Mendominasi di Babak Kedua, Swiss Pragmatis

Memasuki babak kedua, situasi masih belum berubah. Timnas Inggris masih menguasai penguasaan bola dan Timnas Swiss memilih untuk bermain pragmatis. Setelah 11 menit perjalanan berjalan dengan tempo lambat, gawang Swiss nyaris bobol karena gol bunuh diri.

Fabian Schar melakukan tekel ke arah Harry Kane yang membawa bola, dan bola nyaris melesat ke arah gawang Swiss. Namun, untungnya bola itu masih melebar dari gawang Swiss.

Swiss bukannya tanpa peluang pada laga ini. Satu menit usai insiden nyaris bunuh diri itu, Granit Xhaka memaksa Jordan Pickford melakukan penyelamatan terhadap tembakan roket yang dilepaskannya.

Setelah 15 menit pertandingan babak kedua berjalan, kedua pelatih melakukan pergantian pemain. Edmilson Fernandes yang mengalami cedera digantikan oleh Denis Zakaria, sementara Xherdan Shaqiri yang tampil kurang impresif digantikan oleh Steven Zuber.

Gareth Southgate juga melakukan dua pergantian di babak kedua ini. Ia menarik keluar Harry Kane dan Danny Rose untuk digantikan Callum Wilson dan Kyle Walker.

Setelah pertandingan ini dilanda kebuntuan, publik Inggris bersorak gembira di menit 85. Pemain pengganti Callum Wilson menceploskan bola ke gawang Swiss setelah sundulan Dele Alli mengenai mistar gawang dan disambar oleh striker Bournemouth tersebut.

Namun, sayang gol itu tidak disahkan wasit. Melalui VAR, Wilson terlihat membuat pelanggaran terlebih dahulu kepada Akanji sebelum menyambar bola tersebut. Skor tetap imbang tanpa gol hingga 90 menit berakhir dan memaksa laga dilanjutkan lewat babak tambahan waktu.

Penentuan Lewat Drama Adu Penalti, Inggris Menang

Setelah pertandingan rehat lima menit, pertandingan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu. Dalam momen babak tambahan ini, intensitas pertandingan semakin menurun karena cuaca panas dan juga fisik pemain yang mulai kelelahan.

Meski berada di situasi yang kurang ideal, Inggris masih tampil ngotot untuk merebut kemenangan. Baru lima menit laga berjalan, Raheem Sterling mengancam melalui tandukan hasil umpan silang Alexander-Arnold. Namun, bola jatuh ke kaki pemain Swiss dan bola disapu keluar kotak penalti.

Empat menit berselang, Sommer kembali menjadi pahlawan Swiss setelah ia menggagalkan sundulan akurat Dele Alli. Setelah itu, ia kembali menggagalkan tembakan Sterling yang memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatannya itu.

Memasuki babak tambahan waktu kedua, Southgate melakukan dua pergantian pemain di mana Jesse Lingard dan Fabian Delph ditarik keluar dan digantikan Ross Barkley dan Jadon Sancho yang diharapkan membawa angin segar untuk lini serang mereka.

Masuknya kedua pemain ini memang membuat Inggris semakin tampil menekan. Namun, mereka masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Swiss. Sementara itu, Swiss juga mulai aktif melancarkan serangan balik di babak tambahan waktu kedua ini.

Inggris mendapatkan sebuah kesempatan emas di menit 117 setelah Xhaka menjatuhkan Sterling tepat di luar kotak penalti Swiss. Sterling yang mengambil eksekusi itu kembali dilanda ketidakberuntungan di mana bola tendangannya hanya mengenai mistar gawang Swiss.

Skor 0-0 tetap bertahan hingga peluit tanda babak tambahan waktu kedua berakhir, sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.

Southgate mempercayakan lima penembaknya yaitu Harry Maguire, Ross Barkley, Jadon Sancho, Raheem Sterling, dan Jordan Pickford. Kelima eksekutor ini sukses menuntaskan tugas mereka dengan baik.

Sementara di Timnas Swiss, Vladimir Petkovic mempercayakan lima eksekutor pertamanya kepada Steven Zuber, Granit Xhaka, Manuel Akanji, Kevin Mbabu dan Fabian Schar, dan kelima eksekutor ini juga menjalankan tugasnya dengan baik.

Southgate kemudian mempercayakan eksekutor keenam Inggris kepada Eric Dier. Gelandang Tottenham Hotspur ini sukses menaklukan Sommer.

Sementara penendang keenam Swiss, Josip Drmic, gagal melesakkan bola ke gawang Inggris setelah tembakannya dipatahkan Jordan Pickford. Alhasil Inggris resmi mengunci kemenangan sekaligus menjadi tim peringkat ketiga di UEFA Nations League 2019.

 

TAG : BERITA OLAH RAGA TERBARUINFO MANCANEGARAJADWAL PERTANDINGANE-SPORTSOTOMOTIFRAGAM BERITANEW LIVE STREAMINGPREDIKSILIVE SCORE

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*